WTM Kapasitasi Para Petani di Kabupaten Sikka

Sejak bulan November 2010, Wahanan Tani Mandiri (WTM) dalam kerja samanya dengan WALHI dan Dompet Duafa melaksanakan sebuah program Tak Rela Mereka Lapar. Berbagai aktivitas pendampingan telah dilakukan WTM sebagai peningkatan Kapasitas bagi para petani di lima desa (Hale, Hebing, Egon Gahar, Nata Koli) dan Doreng, Kabupaten Sikka. Berbagai aktivitas ini dilakukan sebagai bentuk keberlanjutan dari program sebelumnya soal kebencanaan yang dilakukan dalam kerja sama WTM dan Oxfam.
Pengadaan Bibit lokal, jagung, umbi-umbian dan berbagai makanan lokal dilakukan sebagia wujud mengembalikan gudang-gudang pangan yang dulunya ada. Bibit lokal itu didatangkan dari Palue dan beberapa daerah lainnya yang masih memiliki pangan lokal warga Maumere.
Dan untuk menghindari pupuk anorganik, WTM bersama WALHI NTT akan melakukan pelatihan vaksinasi ayam dan pelatihan pembuatan pupuk organik, yang akan dilaksanakan di desa Nenbura, Kecamatan Doreng. Menurut Win Keupung (Direktur WTM) kegiatna ini akan berlangsung dari tanggal 14 – 25 Maret 2012. Menurutnya selama ini, WTM berada di lokasi (5 Desa) untuk mendampingi petani secara serius, sebagai wujud solidaritas bersama mereka. Karena kegiatan ini sebagai pembanding dengan berbagai program lain yang dilakukan instansi lain di Sikka dan NTT pada umumnya. Bahwa program ini adalah hasil donasi publik yang harus dihargai karnea itu diharapkan petani juga serius untuk merubah dirinya menjadi lebih baik. Semua rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi maksud dan tujuan program yang banyak membutuhkan keswadayaan rakyat.  Dari pengorganisasian itu telah terdapat 51 Kelompok Tani dan 866 petani. Itu berarti bahwa program ini cukup familiar bagi warga di sana. Selain pengorganisasian, WTM juga telah melakukan pelatihan bagi kader-kader pertanian dan melakukan advokasi pada beberapa beberapa pemerintahan desa di areal program. Dari advokasi itu beberapa desa menyatakan kesiapan agar APBDes difokuskan pada pertaniaan. Sedangkan di tingkat pengambil keputusan dilakukan diskusi tentang perubahan iklim dan dampak-dampaknya bersama Kepala Dinas pertanian, Pers, dan beberapa kelompok Civil Society, demikian katan Win (mantan Direktur WALHI NTT)
Lebih lanjut, Win mengatakan bahwa menurut petani, kami selama ini hanya dikelompokkan tetapi tidak didampingi secara serius. Mereka hanya melihat kami pada momentum tertentu. Untuk itu, Wahana Tani Mandiri (WTM) telah hadir untuk membantu kami dengan kapasitas yang dimiliki mereka. WTM yang dinilai sebagai lembaga yang konsen dengan advokasi pertanian lahan kering sejak 1984, hendaknya membantu kami dengna berbagai pengalaman yang diimilikinya. Lebih dari itu, diharapkan progrma ini menjadi pembelajaran bagi pemkab sikka untuk lebih serius mengurus pertanian. Karena daerah ini adalah daerah agraris.
Karena itu diharapkan dengan pendampingan 51 Kelompok petani dan 866 petani di lima (5) desa ini memberikan warna tersendiri bagi kemajuan petani menuju petani yang berdaulat pangan. Kita tidak perlu banyak slogan tetapi mari kita serius mendampingi mereka, kata win.
Kontak Person:
Herry Naif (Walhi NTT)
Win Keupung (Direktur WTM)

Tentang WAHANA TANI MANDIRI

Wahana Tani Mandiri yang disingkat WTM didirikan, 29 Januari 1996. WTM adalah sebuah lembaga non-profit yang melakukan advokasi teknis pertanian kepada petani dan advokasi kebijakan agar berpihak pada kaum tani. WTM beralamat Kantor pusat : Jl. Feondari, Tanali, Bhera, kec. Mego, Kab.Sikka. Sedangkan untuk memudahkan komunikasi dengan berbagai pihak maka WTM memiliki kantor penyanggah : Jl. Wairklau, Lorong Kantor Dinasi Koperasi Kabupaten Sikka, NTT.
Pos ini dipublikasikan di Pangan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s